Kupi Kuli


IMG_8114Siapa yang tidak kenal Belitung? Pulau ini terletak di provinsi Bangka Belitung. Sebelum pemekaran, provinsi ini bagian dari Sumatera Selatan. Tahun 2008 pada saat novel dan film “Laskar Pelangi” meledak, pulau kelahiran Ahok ini makin terkenal di tanah air bahkan mancanegara.

Pertengahan Mei 2015 penulis berkesempatan berkunjung ke pulau penghasil timah ini. Pertama mendarat di bandara Hananjudin Tanjung Pandan hawa panas cukup menyengat, begitupun di dua hari berikutnya. Tanah berpasir pulau ini cukup memantulkan panas matahari. Namun suasana tenang dengan lalu lintas yang lancar serta kondisi jalan yang mulus membuat suasana tetap nyaman. Angka kriminalitaspun tergolong rendah, demikian menurut driver kami yang penduduk asli Belitung. Di sepanjang perjalanan hamparan kebun kelapa sawit dan lada dapat anda nikmati .

**

Salah satu obyek yang penulis kunjungi adalah Museum Kata Andrea Hirata. M_MG_8103useum yang terletak di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur ini memberikan nuansa lain dari museum-museum yang ada. Bila museum pada umumnya menampilkan peninggalan historis tema tertentu, museum ini menampilkan suasana sastra kata-kata bermakna, buku “Laskar Pelangi” dalam berbagai bahasa dunia, tidak ketinggalan benda-benda yang pernah ada pada kehidupan Belitung di masa lalu.

IMG_8112Daya tarik lain di museum ini adalah Warung Kupi Kuli. Ruang berukuran 6 x 7 m di bagian belakang museum ini menampilkan suasana dapur masyarakat Belitung tempo doeloe. Bangku dingklik dengan meja bundar sederhana, meubel kayu, dan dipan tua yang membuat pengunjung bisa duduk selonjoran tertata di warung yang berdiri tahun 2010 untuk menikmati kopi. Tidak ketinggalan beberapa perlengkapan Pos tertata di salah satu sudut warung. Sebuah meja Pos tua dengan lokernya, telepon tua, alat hitung, sepeda pak Pos, beberapa foto Pos, dan foto Andy F. Noya saat berkunjung ke museum ini.

IMG_8124Kopi di Kupi Kuli ini asli Belitung yang memiliki aroma khas dan cara penyajiannya pun berbeda dari kopi pada umumnya. Menurut Desi penjaga warung, kopi ini merupakan kopi yang biasa dinikmati para kuli (buruh) tambang timah di masa lalu.”Kopi kuli tidak diseduh tapi digodok diatas api,” terang Desi yang sudah dua tahun bekerja di tempat ini. Api bukan berasal dari kompor gas ataupun minyak, melainkan dari arang kayu bakar. Segelas kopi yang terhidang belum diberi gula, pemesan dapat mengambil gula sendiri sesuai selera.

Dua ketel aluminium yang sudah menghitam ini cukup banyak bercerita tentang berapa porsi kopi yang sudah dibuatnya. Sementara kacang kulit dan krupuk ikan menjadi camilan pendamping minum kopi. Bukan hanya mulut dan perut yang dipuaskan disini, wawasan kitapun cukup kenyang menyantap berbagai quote Andrea Hirata dan beberapa tokoh terkenal. Bukan hanya itu, mata kitapun tergoda oleh pajangan-pajangan di dinding yang membuat angan kita kembali ke Belitung di masa lalu. Gitar tua, poster Rhoma Irama “Satria Bergitar”, pernak-pernik Pos, dll.

IMG_8116Bersama dengan penulis beberapa wisatawan dari luar Belitung bahkan mancanegara datang silih berganti. Hanya dengan Rp. 5.000,- pergelas Anda sudah dapat merasakan nikmatnya kopi kuli. Seperti pada umumnya kopi Sumatera kopi disinipun berwarna hitam pekat. Andapun dapat membelinya untuk oleh-oleh seharga Rp. 22.000,- per kemasan sedang.

Berminat ke Belitung? Anda dapat terbang dari Jakarta ke Tanjung Pandan di Belitung, IMG_8111harap jangan tertukar dengan Pangkal Pinang (Bangka) atau malah Tanjung Pinang (Kepulauan Riau).

Srupuuuutttzzz…segelas kopi yang dapat mengantar ingatan ke masa lalu Belitung saat masih berjaya dengan timahnya.

Saya berdoa semoga dengan membaca artikel ini Anda dapat terbang ke Belitung suatu saat. Amin.

Wassalam

***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s