Kemenag Kirim Guru PAI ke Inggris


dirSebanyak 30 orang guru PAI SD, SMP, SMA/SMK akan ikuti  Overseas Short-term Training In Teaching Methodology For Islamic Religion Teachers di Oxford University, Inggris pada bulan Desember 2014. Nantinya tim ini didampingi oleh Kabid dari beberapa Kanwil dan Kemenag Pusat. Selama berada di salah satu perguruan tinggi tertua di dunia ini tim akan mempelajari metodology pendidikan, pemanfaatan TIK (Teknologi Informatika dan Komunikasi) dalam pendidikan, demokrasi, multikultural dan deradikalisasi. Program ini terwujud atas kerjasama antara Direktorat PAI Kemenag RI dengan The Educational Sector of Analytical and Capacity Development Partnership (ACDP).

Tim ini merupakan hasil seleksi dari 405 orang Instruktur Nasional (IN) Kurikulum 2013 mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti. Dari 96 orang yang mengajukan lamaran, 56 pelamar berhasil lulus seleksi berkas dan berhak mengikuti seleksi akhir. Pada seleksi akhir yang dilaksanakan di Hotel Ibis Sumarecon Serpong terjaringlah 30 orang yang akan diberangkatkan ke Inggris (Serpong, 29-31 Oktober 2014).

***

Menurut Amin Haedari, Direktur PAI Kemenag RI tim bertugas mempelajari berbagai hal tersebut diatas untuk diimplementasikan di Indonesia. “Anda bertugas menyerap berbagai hal tersebut, mengolah dan menyesuaikan dengan iklim keindonesiaan. Selanjutnya menyusun modul pelatihan dan menyebarkannya ke seluruh guru PAI dan Budi Pekerti di Indonesia”, tegas Amin Haedari  dihadapan peserta saat memberikan pengarahan.

sfSelama pelaksanaan program tim akan mengikuti serangkaian kegiatan. Menurut Syafrizal, Ketua Program, tim akan mengikuti kegiatan pre-departure, overseas danpasca-departure. Pada pre-depature mereka akan mengikuti orientasi, pengembangan wawasan, pengenalan situasi lapangan dan peningkatan ketrampilan bahasa. Overseasmerupakan kegiatan selama di Oxford University dan pada pasca-departure peserta akan mengolah, memvalidasi, menyusun modul dan strategi pelatihan. “Jadi pada akhir kegiatan ini tim harus mendeseminasikan hasil short training ke seluruh guru PAI dan BP di Indonesia. Oleh karena itu mereka harus menyusun perangkatnya berdasarkan hasil short-training”, tegas putra Minang yang juga menjabat sebagai Kasubdit PAI SD ini.

***

Salah seorang peserta, Nurdewi Afifah, guru PAI SMAN 97 Jakarta menyatakan dewkegembiraan dan rasa syukur kepada Allah. “It’s amazing…alhamdulillah. Kita akan mendapat tambahan ilmu praktis tentang metodologi dan desain pembelajaran selanjutnya kita kembangkan dalam pembelajaran PAI. Kita darma baktikan untuk kemajuan PAI baik untuk guru -guru PAI di seluruh tanah air”, demikian tegas doktor lulusan UPI ini.

Peserta Training

Peserta training terdiri dari Pejabat Kemenag Pusat, Kabid Pais Provinsi yang menjadi sampel penelitian seperti DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Sulsel, Sulut. Adapun daftar selengkapnya peserta Overseas Short-term Training In Teaching Methodology For Islamic Religion Teachers dari kalangan guru adalah sebagai berikut.

SD
1. Ilam Maolani, Jabar
2. Achmad Hasyim, Jabar
3. Dyah Salsabiel, Jabar
4. Akhmad Faozan, DIY
5. Mudzakkir, Jatim
6. Akhmad Khusaeri, Jabar
SMP
7. Mahnan Marbawi, Jakarta
8. Hasanudin, Sulsel
9. Tatik Pudjiani, Jateng
10. Ali Afandi, DIY
11. Bagus Mustakim, Jatim
12. Nur Huda Kurniawan, Jatim
13. Abdul Mufid,
SMA/SMK
14. Mustahdi, Banten
15. H. Ijen Jainal, Jabar
16. Nanik Nurhayati, Jatim
17. Rohmat Chozin, Jateng
18. Atik Tapipin, Jabar
19. Toto Warsito, Jabar
20. Nurdewi Afifah, Jakarta
21. Hery Nugroho, Jateng
22. Arifmul Akmal, Bali
23. Nurul Yaqin, DIY
24. Abd. Aziz Rofiq, Banten
25. Siti Nailah Butsiani, Jabar
26. Vine Ilyani, Jabar
27. Ramdan Juniarsyah, Jabar
28. Maman Suryaman, Banten
29. Untoro, Jateng
TK
30. Tuti Silawati, Jakarta

***

Pada saat menutup acara seleksi akhir, Amin Haedari berharap program ini berlanjut di tahun mendatang dengan mengunjungi negeri-negeri yang memiliki kekhasan tertentu di bidang pendidikan. Sehingga semakin memperkaya wawasan dan alternatif pengelolaan pendidikan.(***)

 

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s