Guru PAI Tangsel Dikirim ke Oxford University


ox1Sebanyak dua orang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kota Tangerang Selatan, Banten akan mengikuti Overseas Short-term Training In Teaching Methodology For Islamic Religion Teachers  di Oxford University, Inggris. Mustahdi (SMAN 1 Tangsel) dan Abd. Aziz Rofiq (SMK Al Amanah Tangsel) lolos  pada seleksi akhir yang dilaksanakan di Hotel Ibis Serpong (29-31 Oktober 2014). Mereka termasuk di dalam tim yang beranggotakan 30 guru PAI TK, SD, SMP, SMA/SMK yang akan diberangkatkan ke salah satu universitas tertua di dunia tersebut. Selama kegiatan mereka didampingi tim teknis yang terdiri dari para Kabid dari beberapa Kanwil Kemenag dan pejabat Kemenag Pusat. Selain dari Tangsel, provinsi Banten juga diwakili Maman Suryaman (SMKN 4 Kota Tangerang). Sebelumnya, dari 405 orang Instruktur Nasional (IN) mapel PAI dan Budi Pekerti, sebanyak 96 orang diantaranya mengajukan lamaran. Berdasarkan seleksi berkas, sebanyak 56 peserta berhasil lolos mengikuti seleksi akhir tersebut. Selama tiga hari para peserta mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris dan wawancara seputar demokrasi, multikultural dan deradikalisasi.

mustAtas keberhasilannya Mustahdi merasa senang dan berterima kasih kepada lembaga yang menyelenggarakan program ini. “Saya berharap dapat menemukan sesuatu dari dunia pendidikan modern, selanjutnya menularkannya kepada sesama guru untuk diimplementasikan di sekolah”, demikian ujar panulis buku teks PAI dan Budi Pekerti SMA/SMK Kurikulum 2013 ini saat dihubungi via ponsel.

Bagi Abd. Aziz Rofiq hal ini merupakan saat yang baik untuk membuka mata terhrradap perkembangan metodologi pembelajaran di Inggris. “Alhamdulillah, ini karunia dari Allah swt. Saya niatkan untuk membagikan pengalaman ini kepada teman-teman guru khususnya PAI dan seluruh guru pada umumnya. Sesuai dengan minat, disamping hal-hal lain yang akan diserap selama di Inggris, saya akan concern ke pemanfaatan TIK dalam pembelajaran”, ujar guru PAI SMK Al Amanah Tangsel ini.

**

20141029171452Menurut Amin Haedari, Direktur PAI Kemenag RI, program ini merupakan kerjasama Direktorat Pendidikan Agama Islam (DitPAI) Kemenag RI dengan The Educational Sector of Analytical and Capacity Development Partnership (ACDP). Menurtnya tim akan dikirim pada bulan Desember mendatang. Selama di Oxford tim akan mempelajari beberapa hal terkait pendidikan, seperti metodologi, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, demokrasi, multikultural dan deradikalisasi. “Anda bertugas menyerap berbagai hal tersebut, mengolah dan menyesuaikan dengan iklim keindonesiaan. Selanjutnya menyusun modul pelatihan dan menyebarkannya ke seluruh guru PAI dan Budi Pekerti di Indonesia”, tegas Amin Haedari  dihadapan peserta saat memberikan pengarahan.

Selama pelaksanaan program tim akan mengikuti serangkaian kegiatan. Menurut Syafrizal, Ketua Program, tim akan mengikuti kegiatan pre-departure, overseas dan pasca-departure. Pada pre-depature mereka akan mengikuti orientasi, pengembangan wawasan, pengenalan situasi lapangan dan peningkatan ketrampilan bahasa. Overseas merupakan kegiatan selama di Oxford University dan pada pasca-departure peserta akan mengolah, memvalidasi, menyusun modul dan strategi pelatihan. “Jadi pada akhir kegiatan ini tim harus mendeseminasikan hasil short training ke seluruh guru PAI dan BP di Indonesia. Oleh karena itu mereka harus menyusun perangkatnya berdasarkan hasil short-training”, tegas putra Minang yang juga menjabat sebagai Kasubdit PAI SD ini.

**

Peserta Training

Peserta training terdiri dari Pejabat Kemenag Pusat, Kabid Pais Provinsi yang menjadi sampel penelitian seperti DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Sulsel, Sulut. Adapun daftar selengkapnya peserta Overseas Short-term Training In Teaching Methodology For Islamic Religion Teachers dari kalangan guru adalah sebagai berikut.

SD
1. Ilam Maolani, Jabar
2. Achmad Hasyim, Jabar
3. Dyah Salsabiel, Jabar
4. Akhmad Faozan, DIY
5. Mudzakkir, Jatim
6. Akhmad Khusaeri, Jabar
SMP
7. Mahnan Marbawi, Jakarta
8. Hasanudin, Sulsel
9. Tatik Pudjiani, Jateng
10. Ali Afandi, DIY
11. Bagus Mustakim, Jatim
12. Nur Huda Kurniawan, Jatim
13. Abdul Mufid,
SMA/SMK
14. Mustahdi, Banten
15. H. Ijen Jainal, Jabar
16. Nanik Nurhayati, Jatim
17. Rohmat Chozin, Jateng
18. Atik Tapipin, Jabar
19. Toto Warsito, Jabar
20. Nurdewi Afifah, Jakarta
21. Hery Nugroho, Jateng
22. Arifmul Akmal, Bali
23. Nurul Yaqin, DIY
24. Abd. Aziz Rofiq, Banten
25. Siti Nailah Butsiani, Jabar
26. Vine Ilyani, Jabar
27. Ramdan Juniarsyah, Jabar
28. Maman Suryaman, Banten
29. Untoro, Jateng
TK
30. Tuti Silawati, Jakarta

 ***

Semoga program ini terus berlanjut di tahun mendatang dan semakin banyak menyerap berbagai kemampuan untuk meningkatkan kualitas PAI dan Budi Pekerti.

GURU PAI!…YESS….!

Wassalam

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s