Bunaken Surga Bawah Laut


Pulau Manado Tua dari pulau BunakenSiapa yang tak kenal Bunaken? Hampir semua orang mengimpikan berkunjung ke tempat ini termasuk penulis. Rasanya tak mungkin kalau berangkat dengan modal sendiri. Tapi rupanya karunia Allah datang lagi, karunia yang tak henti-hentinya penulis syukuri. Setelah selesai menyelesaikan tugas rombongan bergerak menuju Bunaken.

Pulau Bunaken yang menjadi tujuan kami memiliki luas 8,08 km persegi dan merupakan kecamatan tersendiri dengan lima kelurahan. Terletak di Teluk Manado (di utara pulau Sulawesi), pulau ini merupakan bagian dari kota Manadoibu kota provinsi Sulawesi Utara. Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan kapal cepat (speed boat) atau kapal sewaan dari pelabuhan Marina kota Manado.

Secara keseluruhan Taman Nasional Bunaken meliputi area 75.265 hektare dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua (Manarauw), Pulau Bunaken, Pulau SiladenPulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Bunaken termasuk International Heritage and a miracle of Bunaken, artinya dunia mengakui sebagai salah satu kekayaan utama keanekaragaman hayati biota laut yang memiliki biodiversitas tinggi di dunia. Taman Nasional berupa pemandangan laut berada di antara daratan Sulawesi dan pulau Bunaken.

Kapal klotok sewaan ini memang tidak secepat speed boat yang bisa menempuh jarak 9 mil laut ke Bunaken dalam waktu 30 menit. Tapi dengan kapal klotok kita dapat menikmati pemandangan laut berupa kejernihannya maupun jajaran pulau-pulau kecil di sekitarnya. Bila datang dengan rombongan Anda dapat mencarter perahu ini seharga Rp. 1,4 juta sehari dengan penumpang maksimal 15 orang. David si nakhoda kapal mengaku kapalnya hanya melayani carter sedangkan kapal lain ada yang melayani penumpang biasa. Kapal “Papa Coxy” yang dikemudikan David dilengkapi dengan dua katamaran yaitu “jendela” kaca di dasar kapal untuk melihat pemandangan di bawah laut.

Surga Laut

Setelah 45 menit perjalanan kapalpun berhenti di tengah laut yang merupakan taman laut Bunaken. Di sinilah puncakPanorama via katamaran kekaguman itu, wisatawan menikmati indahnya keanekaragaman hayati laut Bunaken. Kami melihat dengan jelas berbagai jenis ikan berseliweran di antara warna-warni terumbu karang. Ucapan kalimat tasbih dan decak kagum tak henti meluncur dari mulut kami. Sebuah pemandangan luar biasa yang jarang didapatkan. Surga bawah laut yang dikagumi banyak orang termasuk wisatawan luar negeri dan sama-sama dijaga termasuk oleh wisatawan.

Dari dalam kapal wisatawan menggunakan jendela katamaran berukuran 50 cm x 200 cm untuk melihat panorama Melihat dasar laut melalui katamaranbawah laut. Kaca katamaran yang menempel langsung ke air laut ini disetel dapat mengikuti turun naiknya air sehingga memberikan  pemandangan yang sangat jelas seakan mata kita menempel di permukaan air. Namun demikian terdapat kelemahan yaitu pemandangan hanya selebar kaca. Bila ingin mendapat view yang lebih luas Anda dapat menikmatinya dari haluan kapal. Di sini sinar matahari membantu penglihatan kita menembus kejernihan air laut sehingga jarak pandang Anda sampai ke dasar laut yang dalamnya sekitar dua meter. Dengan view yang lebih luas maka lebih banyak lagi terumbu karang dan jenis ikan serta biota laut lain yang dapat dilihat

Palung Bunaken

Di samping pemandangan tersebut, di beberapa tempat Anda dapat melihat ‘keajaiban’ lain yaitu pemandangan laut di belakang saya sebelah kanan tampak gelapterumbu karang berdampingan langsung dengan dasar laut yang gelap. Menurut Rosyid pemandu kami, bagian yang gelap adalah palung laut dengan kedalaman mencapai 1.000 meter bahkan di beberapa tempat lebih. “Tebing palung tidak landai tetapi tegak lurus,” demikian paparnya. Terlihat gelap karena sinar matahari tidak mampu menembus sampai ke dasar laut. Subhanallah…so amazing!

Titik yang berada di tenggara pulau Bunaken ini merupakan salah satu dari 12 dive spot (titik penyelaman) yang banyak dikunjungi divers. Sebagian besar dari 12 titik penyelaman berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan itu.

**

Kapalpun sandar di dermaga pulau Bunaken. Segera saja penjaja souvenir menyambut kedatangan rombongan dengan tawaran dagangannya. Sekalipun terdapat banyak pedagang, pengunjung tetap merasa nyaman karena mereka tidak terlalu agresif menawarkan dagangannya. Di sini pengunjung dapat memilih bangku kayu yang terdapat di bawah keteduhan pepohonan beralaskan pasir untuk bercengkerama sambil menimkati pemandangan laut. Sebagai perintang waktu pengunjung bisa sambil menikmati kelapa muda atau makanan yang lain. Sarana seperti MCK cukup tersedia dan di sini terdapat pula kantor pengawas taman nasional. Bagi Anda yang berminat bermalam pulau Bunaken meyediakan beberapa cottage.

Penulis tidak cukup waktu untuk menjelajah pulau Bunaken lebih luas karena tenggat penerbangan makin mendekat. Namun kesan yang didapat selain kekaguman atas ciptaan Tuhan adalah perlunya penataan pulau Bunaken agar lebih baik lagi, misalnya dibuat taman atau camping ground. Selain itu masalah sampah juga perlu penanganan lebih lanjut. Pemandangan ke laut lepas cukup terganggu dengan gundukan sampah di pasir pantai. Apalagi pantai landai dengan ombak yang kecil cenderung kurang menarik untuk menjadi tempat bermain. Hal ini makin membuat sampah makin banyak apalagi tempat sampah masih kurang memadai.

Masyarakat setempat juga banyak bergantung pada sektor pariwisata. Maka akan lebih baik lagi ada penataan pedagang agar lebih tertib dan pengunjung dapat berbelanja dengan nyaman. Hal lain yang tak kalah penting adalah pengadaan moda transportasi yang mempermudah pengunjung menjelajah pulau Bunaken. Dalam kondisi sekarang pengunjung harus puas hanya dengan duduk-duduk di tepi pantai padahal tentunya ada potensi wisata yang lain yang dapat diolah menjadi sektor komersil.

Cintai Bunaken cintai Indonesia. Selamat datang di Bunaken. Insyaallah suatu saat kembali lagi.

***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Lingkungan. Bookmark the permalink.

7 Responses to Bunaken Surga Bawah Laut

  1. nice post, bunaken memang selalu jadi primadona bawah laut sejak dulu.
    untuk pengalaman baru anda nikmati juga keindahan bawah laut di sumatera barat.
    paket perjalanannya silahkan klik di sini

  2. good article😀
    i like it

  3. ikhsangouse says:

    salam kenal mas/mbak..
    artikel yang saya baca ini menarik mas, ya walau belum sampai siap saya bacanya. ahaaa.
    mas,,kunjungi kami di tour dan wisata pulau di sumatra barat
    terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s