MENULIS ITU MUDAH DAN MENYENANGKAN


Sudah lama saya tertarik pada dunia menulis. Beberapa buku pernah saya tulis dan sampai saat ini masih dipercaya sebagai editor di majalah internal sekolah. Sekalipun sudah sering menulis namun “ilmu menulis” masih terasa kurang.

Beberapa waktu lalu seorang pejabat Ditpais Kemenag RI menawariku sebagai salah satu pengisi web Ditpais. Kesempatan ini saya sambut tidak lain karena minatku yang besar terhadap menulis. Untuk memberi dasar ilmu menulis, saya diikutkan dalam acara “Peningkatan Kemampuan Manajerial Ditpais”. Acara ini dibuka oleh Direktur PAIS Imam Tholkhah dan berlangsung tanggal 10 – 12 Desember 2010 di Hotel Golden Boutique Jakarta. “Diharapkan melalui kegiatan ini kemampuan peserta di bidang menulis dapat meningkat terutama untuk mengisi website Ditpais”, demikian tandas Direktur.

Menurut ketua panitia, Agus Sholeh, kemampuan menulis merupakan salah satu wujud kemampuan manajerial yang harus dimiliki staf Ditpais. “Bagi staf kemampuan menyusun laporan kegiatan sangat diperlukan. Sedangkan bagi pengelola website diperlukan untuk mempublish kegiatan Ditpais di dunia maya”, demikian tegasnya.

Panitia menghadirkan narasumber yang berasal dari kalangan akademik dan praktisi. Abuddin Nata yang tampil pertama memaparkan pengalamannya menulis buku. Menurut dosen UIN Jakarta ini, pada saat menulis jangan mengharapkan hasil tulisan langsung sempurna. Demikian juga penulis secara konsisten menulis dalam berbagai kesempatan yang memungkinkan untuk menjamin kelancaran ide.

Nanang Syaikhu yang tampil pada kesempatan kedua memaparkan pengalamannya mengelola “Berita UIN”, bulletin internal UIN Jakarta. Nanang yang pernah menjadi wartawan majalah Panjimas dan harian Pelita ini mengatakan bahwa penulis hendaknya dapat menuangkan berita sebuah kegiatan dari sudut pandang (angel) yang tepat agar dapat menarik perhatian pembaca.

Dunia menulis dapat memberikan pengalaman hidup dan materi kepada pelakunya. Hal ini dialami oleh Ahmad Baedhawi, penanggungjawab rubric pendidikan harian Media Indonesia. Baedhawi yang masih aktif sebagai pegawai dilingkungan Kemenag RI ini telah melanglang buana ke berbagai negara memenuhi undangan seminar berkaitan dengan dunia menulis. “Menulis juga bermanfaat untuk melepaskan emosi melalui saluran yang tepat”, demikian salah seorang Andy’s Friend Kick Andy ini memberikan tips.

Pada sesi terakhir Damanhuri Zuhri dari Republika, menyampaikan materi cara menulis berita. Menurut Damanhuri berita yang ditulis harus dapat memberikan informasi yang selengkap-lengkapnya mengenai kegiatan yang dilaksanakan. Wartawan senior yang pernah meliput jatuhnya Saddan Hussein ini banyak memberikan motivasi bahwa menulis dapat dilakukan oleh semua orang. “Modal utamanya adalah percaya diri dan jangan takut mencoba. Belum tentu setiap tulisan yang kita kirim ke media massa langsung diterima, maka harus tetap mencoba,” demikian tips yang diberikannya.

Pesera pelatihan merasa puas dengan materi dari para narasumber. “Materi yang didapatkan selama tiga hari sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan saya dalam menulis”, demikian dikatakan Oleh Ruhyana salah seorang peserta.

***

 

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Rupa-rupa. Bookmark the permalink.

2 Responses to MENULIS ITU MUDAH DAN MENYENANGKAN

  1. jaya says:

    saya ingin sekalai belajar menulis, menjadi penulis adalah salah satu cita-cita selain jadi guru profesional… saya sudah punya naskah buku (tema tutorial).. tapi masih butuh waktu untuk memperbaiki….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s