Workshop Penyusunan Soal Ujian


Upaya pemerintah melalui Kemenag RI untuk meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SD, SMP, SMA/SMK terus dilakukan, salah satunya adalah menjadikan PAI sebagai mata pelajaran yang diujikan dengan standar nasional. Ujian tersebut dikukuhkan dengan SK Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI no. Dj.I /754/ 2010 tanggal 2 Nopember 2010 dengan nama Ujian Sekolah Berstandar Nasional PAI (USBN PAI). Ujian tersebut hanya memetakan sekolah berdasarkan hasil ujian untuk memudahkan pembinaan dan tidak menjadi penentu kelulusan sebagaimana UN mata pelajaran umum. Ujian ini sudah diujicobakan sejak tahun 2008 yang lalu.
Nantinya soal ujian dibuat oleh Panitia Pusat dan Panitia Daerah (PD) dengan perbandingan 25:75 persen. Soal yang dibuat PP disebur anchor item. Adapun pedomannya adalah kisi-kisi soal ujian PAI yang disusun PP dan sudah disetujui BSNP.
Untuk menjaga mutu soal mulai bulan Desember 2011 dilakukan workshop penyusunan soal ujian bagi tim PD di berbagai daerah.
Penulis mendapat tugas melakukan workshop bagi tim PD provinsi Bali. Acara dilaksanakan tanggal 6 Desember 2010 di hotel Nikki Denpasar.
Peserta workshop terdiri dari guru-guru PAI tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan Kanwil Kemenag provinsi Bali sebanyak 20 orang.
Direktur PAIS, Dr. H. Imam Tholkhah, MA berkenan membuka acara, selanjutnya peserta mengikuti workshop. Acara yang dimulai pukul 09.00 diawali dengan presentasi rambu-rambu penyusunan soal dan analisis kesalahan penulisan soal. Selanjutnya peserta latihan membuat soal.
Ternyata membuat soal ujian berstandar tidak mudah. Rambu-rambu penulisan sudah sangat jelas mengarahkan pembuat untuk membuat soal-soal yang baik.
Terdapat 17 kriteria penyusunan soal yang baik diantaranya harus sesuai dengan kisi-kisi soal, menggunakan bahasa Indonesia yang memenuhi ketentuan EYD, dsb. Soalpun diarahkan untuk memancing daya pikir siswa, tidak asal menebak jawaban. Oleh karena itu beberapa soal menggunakan stimulus.
Setelah mendapat penjelasan tentang rambu-rambu penulisan soal, peserta dibagi menjadi tiga kelompok masing-masing kelompok SD, SMP dan SMA/SMK, selanjutnya latihan membuat soal tingkat masing-masing.
Untuk melihat hasil kerja, ditengah acara peserta perwakilan kelompok diminta untuk mempresentasikan soal yang dibuat. Hasilnya sebagian sudah baik dan sebagian lagi perlu perbaikan. Kesalahan umum yang harus diperbaiki adalah penggunaan stimulus, bahasa efektif yang sesuai EYD dan kreatifitas membuat soal yang bermutu.
Selanjutnya PD akan terus bekerja menyusun soal-soal yang dibutuhkan daerahnya.***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

2 Responses to Workshop Penyusunan Soal Ujian

  1. didik a Fauzi says:

    kami bangga dengan gagasan diatas, memangnya patut kemenag sudah memiliki standar kelulusan secara nasional.
    dengan sekarang didukung para profesional tenaga pendidik menjadikan kemenag siap bersaing di dunia pendidikan
    khususnya materi PAI terutama masalah akhlak atau budi pekerti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s