SILATURRAHMI DALAM KOMPETISI


Suasana kompetisi dan persaingan pasti muncul pada saat perlombaan. Apalagi bila perlombaan dilaksanakan di suatu tempat dan pesertanya menginap. Bisa jadi terjadi perang urat saraf diantara mereka. Akan tetapi agak berbalik kenyataanya pada saat LKMPPAI ICT 2010 berlangsung. Memang peserta diinapkan di sebuah hotel, namun jalinan keakraban sangat terlihat.

Ajang ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menambah silaturrahmi tetapi juga saling berbagi terutama tentang pembelajaran berbasis ICT. Ibu Roswita misalnya, bu guru SDN 10 Pangkalpinang prov. Bangka Belitung  ini rajin bertanya kepada pak Vivtor mentor ICTnya di Bandung yang kebetulan jadi panitia. “Mumpung sedang ketemu,Pak”, ujarnya yang datang bersama bu Hj. Marwati GPAI dari Sulsel. Demikian juga dengan GPAI dari daerah lain seperti pak Sutarjo (Gorontalo), pak Juli (Bali), pak Ngatijan (Bengkulu) dan guru-guru lainnya.

Geliat berICT ria di kalangan GPAI pada lomba ini sangat menggembirakan. Sebagian guru telah mendapat pelatihan di tingkat nasional maupun daerah dengan mentor pak Ahsan (Semarang), pak Agung (Solo), pak Vivtor dan pak Rofiq (Tangerang Selatan). Jadi ajang ini bisa dikatakan  sebagai arena pertarungan antar murid dalam satu perguruan. Sedangkan guru yang lain melalui deseminasi rekan-rekannya di daerah  maupun autodidak.

Sebagian besar guru menggunakan Power Point sebagai basis dan beberapa diantaranya sudah menggunakan Flash. Secara umum mereka mengkombinasikan program tersebut dengan program pendukung seperti Ulead (edit movie dan suara), Nonosoft Khot (penulisan huruf Arab), Al Quran Sound, camtasia dan swf. Program tersebut digunakan karena pembelajaran berbasis ICT menuntut pembelajaran yang menggabungkan teks, gambar/movie/animasi dan suara.

Misalnya dalam menjelaskan hukum bacaan nun sukun, pak Ali Afandi (DIY) berkreasi dengan “petik buah” dimana siswa tinggal mengklik buah bernomor. Setelah buah jatuh akan muncul pertanyaan yang harus dijawab siswa. Untuk mengetahui bagaimana suara nun sukun yang dibaca idzhar (jelas) siswa akan mendapat contoh bacaan hanya dengan mengklik tombol navigasi yang tersedia.

Di tingkat SMA, Muhammad Yani (Aceh) menawarkan pembelajaran khutbah, tablig dan dakwah melalui penerapan animasi Macromedia Flash. Sedangkan di tingkat SD bu Selvi (Gorontalo) mengajar materi hari akhir menggunakan video.

Para mujahid tersebut telah berusaha semaksimal mungkin menampilkan kreasinya. Namun hikmah sulaturrahmi dan berbagi ilmu menjadi nilai tersendiri yang sangat langka dan berharga untuk selanjutnya menjadi oleh-oleh yang akan selalu dikenang, dikembangkan dan ditularkan kepada rekan sejawat.

***

 

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

2 Responses to SILATURRAHMI DALAM KOMPETISI

  1. ASS….Akhi…
    Khaifa hal?…insyaAllah sehat walafiat, bagi-bagi informasi ya kalau ada…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s