Yuk Main DAM-DAMAN


Mata diklat “Kewirausahaan”di SMK diajarkan di semua program keahlian. Inti pelajaran ini adalah membimbing peserta didik untuk mampu meneladani dan menerapkan sifat-sifat para wirausahawan dalam “alam pelajar”, seperti ulet, pantang menyerah, dedikasi tinggi, termasuk bagaimana mengambil keputusan. Kebanyakan materi Kewirausahaan di kelas X bersifat teori sehingga kalau kalau kurang bisa mengembangkan metode pembelajaran maupun game sebagai selingan dapat mengakibatkan kebosanan baik di kalangan peserta didik maupun pendidik. Agak repot juga mengatasi hal ini. Terkadang kalau tidak ada “stok” games harus kembali membuka buku “100 Permainan” atau browsing. Tentu saja harus dipertimbangkan bahwa games yang disajikan bukan sekedar jadi selingan, tapi semaksimal mungkin dapat menunjang materi, ‘syukur pisan’ kalau jadi model pembelajaran.

Sebenarnya materi mata diklat ini sangat menarik. Sebagai persiapan untuk mengajar, kita juga dituntut untuk mendalaminya akibatnya kita sendiri harus mengamalkannya terlebih dahulu. Hal lainnya adalah adanya kebebasan untuk berkreasi baik dalam penyampaian, metode pembelajaran sampai pada evaluasi.

Salah satu materi di kelas X adalah tentang pengambilan keputusan, full teori. Disamping dihadapkan pada praktek langsung bagaimana cara mengambil keputusan, kepada peserta didik juga diberikan game, yang pernah saya gunakan adalah :

A. Menembak :

  • Permainan bisa dilakukan perorangan maupun kelompok.
  • Inti permainan : memasukkan bola dengan nilai tertinggi.
  • Buatlah bola-bola kertas sebesar bola tenis,
  • Sediakan tong sampah untuk memasukkan bola kertas,
  • Buatlah tiga pilihan tempat melempar , titik A jarak 2m dari tong sampah bila lemparan masuk nilainya 50, titik B jarak 3m dari tong sampah bila lemparan masuk nilainya 75, titik C jarak 4m dari tong sampah, bila lemparan masuk nilainya 100.
  • Setiap pelempar/kelompok mendapat jumlah kesempatan melempar yang sama misalnya 3x  dan boleh melempar dari tempat yang berbeda.
  • Pelempar harus menentukan keputusan dari titik mana dia akan melempar,
  • Regu yang berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dinyatakan menang.

B. Ambil bola

  • Permainan dapat dilakukan secara perorangan ataupun kelompok.
  • Menjebak lawan pada bola 2.
  • Sediakan bola kertas sebesar bola pingpong sebanyak 11 buah atau lebih tetapi ganjil.
  • Tentukan pengambil pertama dengan ‘suit’, selanjutnya regu yang kalah ‘suit’ menjadi pengambil kedua, demikian secara bergantian.
  • Setiap pengambil mengambil bola maksimal 3 bola dengan memikirkan taktik agar dapat menyisakan 2 bola yang harus diambil lawan,
  • Pemenang adalah regu yang berhasil menyisakan dua bola,
  • Aturan main dapat diperbaiki.

C. Dam-daman

Sebenarnya aku teringat kembali permainan ini karena aku gemar memainkannya ketika masih SD. Sekalipun kelihatannya sederhana, permainan ini cukup menantang karena harus memikirkan taktik agar makan banyak ‘buah’ lawan.

  • Permainan ini dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Bila berkelompok maka yang menjalankan buah bergantian antar anggota kelompok.
  • Buatlah lapangan permainan pada papan, kertas atau karton seperti di bawah ini.

  • Pemain yang melangkah pertama ditentukan dengan undian atau ‘suit’,
  • Langkah setiap buah dam hanya satu langkah ke depan, samping atau diagonal mengikuti garis, tidak boleh mundur.
  • Makan buah dam lawan dengan cara melompatinya (melompat 1 buah lawan), boleh beruntun dan boleh mundur.
  • Bila lawan tidak mau/lupa makan (padahal ada kesempatan) maka kena penalti/dam dengan cara mengambil 3 buah lawan tsb dengan gratis dan bebas, pada saat mengambil penalti sebaiknya dipilih agar bisa makan secara beruntun.
  • Setelah mengambil buah dam pemain boleh melanjutkan langkah,
  • Bila salah satu pihak berhasil menyarangkan 3 buah damnya ke daerah ekor (segitiga) maka buah tsb menjadi buah sakti yang bebas bergerak kemanapun.
  • Kedua belah pihak harus berusaha pula agar buah dam yang berada di daerah ekor dapat keluar ke daerah persegi.
  • Pemain dinyatakan menang bila berhasil menghabisi buah dam lawan.

Setelah peserta didik memainkan game ini ternyata cukup alot terutama setelah masing-masing menemukan irama permainan dan triknya. Di kelas X AP dan X Pj peserta didik sangat antusias memainkan dam-daman. Semula saya agak khawatir kalau mereka menganggapnya hanya permainan anak kecil. Ternyata kekhawatiran itu sirna ketika dengan antusias mereka mulai menyiapkan semua perlengkapan dan dengan antusias mulai memainkannya.

***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

8 Responses to Yuk Main DAM-DAMAN

  1. wahibajah says:

    boleh juga …

  2. Kombor says:

    Dulu waktu kecil saya sering juga main dam-daman. Sekarang sudah lupa. Terimakasih sudah mengingatkan, Pak.

    BTW, Pak, mari gabung dengan KBBC, Pak. Nanti Pak Rofiq bisa menulis juga di blogerbenteng.com, kiriman terbaru blog ini akan dimasukkan ke Planet Benteng (agregator KBBC) dan blog ini akan dapat backlink dari blogerbenteng.com yang punya PR4.

  3. rofiq says:

    hahaha

  4. Pingback: 2010 in review « Selalu Belajar

  5. dennyraditya says:

    waktu sd saya juga sering main dam-daman, jadi inget dah…salam kenal, tulisan bagus pak,jadi inget masa kecil…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s