Sidang Pansus Century di SMK Al Amanah (2)


Pada tulisan bagian 1 sudah dipaparkan penampilan kelas XII Ak dan XII AP, di bagian 2 ini akan dipaparkan penampilan kelas XII RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) dan XII Pj.

Penampilan Kelas XII RPL

Di kelas ini terdapat 3 kelompok yang menampilkan judul-judul sebagai berikut :

–          Kelompok 1 : Perempuan yang Solehah dan Preman yang Bertaubat,

–          Kelompok 2 : Sahabat dan Kebaikan Seorang Adik Kelas,

–          Kelompok 3 : Liburan Berakhir Tragedi.

Cerita kelompok 1 berawal dari dua orang mahasiswi, Suci dan Nisa, yang sedang melaksanakan PKL di sebuah desa. Ternyata di desa itu ada sekelompok preman yang selalu mengganggu ketertiban umum termasuk mengganggu mereka. Nisa selalu dengan ikhlas memberi uang yang diminta oleh preman-preman itu, sebaliknya Suci selalu dengan tegas menolak bila dipalak oleh preman-preman itu. Ternyata keikhlasan Nisa meluluhkan hati pemimpin preman itu sehingga dia bertobat bahkan minta diajar mengaji oleh Nisa.

Kelompok 2 menyajikan cerita tentang seorang murid cacat bernama Wahyu. Dia selalu menjadi bulan-bulanan siswa nakal yaitu Didi dan Ipul. Puncaknya ketika uang SPP Wahyu diminta paksa oleh kedua siswa nakal tersebut. Ujang sebagai kakak Wahyu tidak terima dengan perlakuan tersebut. Setelah diadukan ke sekolah, kedua siswa nakal itu dikeluarkan. Tetapi Wahyu berhati mulia. Dia mengupayakan agar sekolah mencabut keputusan itu. Atas usahanya Didi dan Ipul tidak jadi dikeluarkan. Mengetahui hal ini kedua siswa tersebut minta maaf kepada Wahyu.

Nuansa horror ditampilkan kelompok 3. Menceritakan Naya dan teman-temannya yang sedang liburan di Semarang. Secara tidak sengaja mereka terjebak pada nuansa magis gedung tua Pintu Lawang Sewu. Gedung yang berdiri sejak jaman Belanda ini pernah dijadikan tempat pembantaian serdadu. Rupanya arwah mereka menjadi penghuni Lawang Sewu. Pada masa berikutnya beberapa pengunjung menjadi korban, diantaranya adalah beberapa teman Naya tersebut.

Penampilan Kelas XII Pj

Kelas XII Pj juga terbagi menjadi 3 kelompok, masing-masing menampilkan :

–          Kelompok 1 : Wanita Bercadar

–          Kelompok 2 : Realita Cinta Anak Betawi (Rohaye dan Juned)

–          Kelompok 3 : Perbedaan Cinta

Kelompok 1 menampilkan cerita cinta remaja. Berawal dari perkenalan di kampus Ahmad berhasil merebut hati Laila, walaupun Alif, rekan akrabnya juga mengharapkan Laila. Laila adalah seorang gadis bercadar yang senantiasa menjaga pergaulan terutama dengan lawan jenis. Setelah melewati berbagai romantika dan pasang surut dalam hubungan remaja, Ahmad dan Laila sepakat untuk menikah. Mengetahui hal ini Alif merasa kecewa. Pernikahanpun digelar. Prosesi akad nikah berjalan lancer, kini tibalah saatnya Laila menunjukkan wajahnya kepada suaminya. Apa yang terjadi? Ternyata dibalik penampilannya yang feminine dan bercadar Laila adalah wanita yang berkumis dan berjenggot…

Cerita bersetting Betawi ditampilkan kelompok 2. Di kampong Rawa Belong yang masih asri tinggalah Rohaye dan keluarganya. Dia merupakan kembang di kampungnya. Di kampung lain tinggalah dua orang pemuda yang bersahabat sejak kecil, Rojali dan Juned. Ketika sedang mencari rumput di pinggir sungai Juned menemukan baju wanita yang hanyut, ternyata baju itu milik Rohaye. Penemuan ini menjadikan Juned dan Rohaye berkenalan bahkan menjalin hubungan serius. Sebenarnya Rohaye sudah dijodohkan orangtuanya dengan David anak orang kaya di kampungnya. Rohaye tetap bersikukuh terhadap pilihannya, yakni Juned seorang. Akhirnya Rohaye berhasil meyakinkan orangtuanya. Orangtuanyapun menyadari kekeliruannya yang hanya menginginkan punya menantu kaya.

Kelompok 3 membawakan cerita suka-duka sebuah keluarga. Fala tinggal bersama ibu dan saudaranya. Ayah mereka tidak peduli dengan keluarganya, setiap hari hanya mabuk-mabukan. Namun demikian atas kerja keras Fiman, kakak Fala dan Fala sendiri, mereka bisa membiayai sekolahnya sendiri dan adiknya. Firman sendiri sudah bekerja, Fala sendiri bekerja di perusahaan pak Nugroho. Suatu saat Fala berkenalan dengan Philip, ternyata Philip menaruh hati pada Fala. Namun Fala sendiri menganggapnya sebagai sahabat saja karena mereka berbeda agama. Beberapa tahun kemudian mereka berpisah karena Fala ditempatkan di luar kota Philip sendiri pindah ke kota lain. Setelah beberapa tahun mereka bertemu kembali dan ternyata Philip sudah masuk Islam. Philip melamar Fala dan disetujui orang tuanya.

Secara umum penampilan bisa dibilang bagus walaupun perlu ada perbaikan seperti penghayatan peran, blocking, warna teaternya masing kurang.

Hasil akhir (terbaik):

–          Ide cerita : Bank Century (kel. 3 kls XII Ap)

–          Properti   : Wanita Bercadar (kel. 1 kls XII Pj)

***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Seni Budaya. Bookmark the permalink.

3 Responses to Sidang Pansus Century di SMK Al Amanah (2)

  1. igay says:

    kalau tahun yang lalu gimana pak??

  2. andry says:

    fotonya mana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s