RPP Kurikulum 2013


GambarMulai tahun pelajaran 2013/2014 Kurikulum 2013 mulai diberlakukan. Meskipun baru diberlakukan di 6.325 sekolah atau hanya 3% dari seluruh sekolah yang ada di Indonesia, Mendikbud enggan menyebutnya sebagai ujicoba. Bila sekolah Anda ada di sekitar ibukota provinsi dan terakreditasi A atau mantan RSBI, bersiaplah menjadi sekolah sasaran. Sekolah-sekolah sasaran tersebar di empat wilayah pelaksana yaitu Jakarta, Surabaya, Medan dan Makassar. Setiap wilayah pelaksana nantinya membawahi beberapa provinsi.

Sekalipun baru dilaksanakan di 3% sekolah sekaligus ditengah gencarnya gelombang penolakan Kurikulum 2013, semangat ingin tahu tentang Kurikulum baru-terutama di kalangan guru-tersebut tak kalah gencarnya. Cobalah tanya kepada search engine semacam Google. Berapa kali dalam sehari si mbah Google ini melayani pertanyaan seputar Kurikulum 2013. Belum lagi yang melalui seminar dan sosialisasi.

Ya, guru sangat berkepentingan dengan informasi ini karena merekalah ujung tombak pendidikan dan yang akan menggunakannya. Bukan sekedar informasi yang ingin dia dapatkan, tapi bagaimana cara menyusun perangkat pembelajarannya. Dari jauh-jauh hari Mendikbud mengatakan bahwa semua perangkat administrasi pembelajaran Kurikulum 2013 sudah disiapkan Pusat sampai pada silabus, guru hanya membuat RPP.

Ketentuan selengkapnya tentang RPP diatur melalui Permendikbud no. 65/2013 tentang Standar Proses.

Kompetensi Inti (KI)

Dalam Standar Isi (SI) KTSP kita mengenal adanya Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang memuat pokok-pokok materi pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Pada Kurikulum 2013 istilah yang dipakai adalah Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).

Menurut PP no. 32 tahun 2013 tentang Perubahan Atas PP no. 19 tahun 2005 tentang SNP, Kompetensi Inti  merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki seorang Peserta Didik pada setiap tingkat kelas atau program.

KI terdiri dari empat kelompok yang saling terkait, yakni berkenaan dengan sikap keagamaan/spiritual (KI 1), sikap sosial (KI 2), pengetahuan (KI 3) dan penerapan pengetahuan (KI 4). KI 1 dan KI 2 tidak diajarkan dalam bentuk materi, melainkan secara tidak langsung (indirect teaching) pada saat siswa mempelajari aspek pengetahuan (KI 3) dan penerapan pengetahuan (KI 4). KI 1 dan KI 2 ditanamkan melalui keteladanan sikap guru dan lingkungan belajar.

Pada setiap jenjang KI pada semua pelajaran adalah sama. Dapat dikatakan KI mengikat semua mata pelajaran karena semua mata pelajaran secara bersama-sama mencapai KI. Meskipun demikian di beberapa jenjang pada kelas tertentu mengalami gradasi peningkatan kompetensi. Misalnya di SD, kelas 1 dan 2 masih sama, di kelas 3 ada peningkatan, demikian sampai kelas 6.

Sedangkan KD adalah kemampuan untuk mencapai Kompetensi Inti yang harus diperoleh Peserta Didik melalui pembelajaran.

Bagaimana Cara Menyusun RPP?

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa perangkat administrasi pembelajaran yang dibuat oleh guru hanyalah RPP. RPP ini mengacu pada silabus, dan silabus mengacu pada SI. Secara hierarchis dapat digambarkan sebagai berikut :

GambarAgar dapat menyusun RPP dengan baik kita harus mengetahui terlebih dahulu memahami komponen RPP. Pada bab III Permendikbud no. 65/2013 tentang Standar Proses tersebut terdapat 13 komponen RPP yaitu :

  1. Identitas sekolah
  2. Identitas mata pelajaran/tema/sub tema
  3. Kelas/semester
  4. Materi pokok
  5. Alokasi waktu
  6. Tujuan pembelajaran
  7. Kompetensi dasar dan indikator
  8. Materi pembelajaran
  9. Metode pembelajaran
  10. Media pembelajaran
  11. Sumber belajar
  12. Langkah-langkah pembelajaran (pendahuluan, inti dan penutup), dan
  13. Penilaian hasil pembelajaran.

Berdasarkan ketentuan tersebut dapat digambarkan bahwa outline RPP Kurikulum 2013 adalah sbb (klik pada gambar):

Format RPP

Ketentuan berikutnya adalah :

1. Dalam menyusun RPP hendaknya guru sudah menyiapkan KI/KD, silabus, buku guru dan buku siswa.

2. KI ditulis adalah KI 3 dan KI 4, demikian pula rumusan KD yang ditulis  hanya KD dari KI 3 dan KI 4. KD dari KI 1 dan KI 2 tidak ditulis pada RPP. Penulisan KD dimulai dari KD dari KI 3 (Kognitif).

3. Secara berurutan dari KI sampai alat penilaian harus runtut. Dengan demikian hubungan antar unsur-unsur tersebut dapat digambarkan : 

Gambar4. Pada poin F (strategi pembelajaran) dituliskan kegiatan tatap muka, mandiri terstruktur dan mandiri tidak terstruktur.

5. Kegiatan inti meliputi mengamati, menanya, eksplorasi, asosiasi dan komunikasi. Kelima kegiatan tersebut merupakan cerminan kegiatan saintifik.

6. Penilaian meliputi penilaian proses untuk menilai aspek afektif, kognitif dan psikomotor.

7. Poin-poin yang lain diisi seperti pada RPP KTSP.

Outline tersebut bisa jadi mengalami perkembangan nantinya. Penulis menggabungkan antara penafsiran terhadap Permendikbud tersebut dan informasi terakhir contoh RPP yang diberikan Puskurbuk.

Untuk lebih jelasnya silakan periksa contoh RPP di sini.

Demikian semoga bermanfaat

Salam Perubahan!

***

About rofiquez

Berkelana untuk mendapatkan hikmah
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

9 Responses to RPP Kurikulum 2013

  1. oleh ruhyana says:

    Syukran Kasiran Tad

  2. tetukojalu says:

    Komponen RPP menurut permen yang ente maksud sudah direvisi dan dianulir oleh puskur, sehingga ada perbedaan urutan sebagai berikut:
    …..
    ….
    6. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian materi
    7. Tujuan pembelajaran
    ….
    ….
    Jadi penjelasannya: Tujuan pembelajaran diturunkan dari indikator pencapaian materi, dan indikator pencapaian materi diturunkan dari kompetensi dasar.

    • rofiquez says:

      trimakasih penjelasannya.urutan pd permen jg tdk menunjukkn urutan pd RPP (Bukhori Ismail dan Didang Setiawan pd TOT IN K13,20 juli 2013),urutan breakdown dan alur logikanya masuk.

  3. cindy says:

    kompenen silabus?

  4. wawan says:

    pada kurikulum 2013 disediakan buku guru yang isinya panduan guru dalam mengajar jadi menurut saya buku guru itu sama dengan RPP hanya saja belum ada tujuan pembelajaran dan sistem penilaian. jadi kalau bikin RPP betul seperti urutan pada ertukel diatas, untuk poin ke 12 Langkah- langkah pembelajaran cukup tulis ADA DI BUKU GURU. kalau langkah langkah pembelajaran harus ditulis lagi untuk apa ada buku guru. OK

    • rofiquez says:

      teimakasih pak. sama dengan apa?

    • rofiquez says:

      Pak Wawan yth. Buku guru hanya panduan guru dalam membuat RPP. RPP sendiri kan dokumen yang harus dibuat sendiri oleh guru jadi tidak harus sama persis dg yang dibuku guru. Guru dipersilakan membuat RPP yang sesuai dengan kondisi dan keperluannya. Juga tidak bisa dibalik saling tunjuk seperti itu, sebagai gambaran seorang remaja sedang menulis surat cinta dengan mengacu buku “Contoh Surat Cinta”. Kemudian pada saat dia menulis surat cinta untuk pacarnya dia selipkan kata2 ADA DI BUKU CONTOH SURAT CINTA halaman 10. Apa kata dunia?
      So, pemahaman harus diperbaiki…Buku guru tidak sama dengan RPP, buku guru bukan RPP dan RPP bukan buku guru. RPP harus memuat komponen-komponen seperti yang tercantum dalam Permendikbud no. 81A lampiran IV. Demikian dan trimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s